Eugen Sandow Manusia Baja yang dikenang Hingga Saat Ini

Eugen Sandow Manusia Baja yang dikenang Hingga Saat Ini

Eugen Sandow adalah sosok pria bertubuh atletis yang lahir di Konisberg, Rusia, pada tahun 1867. Berkat jasanya dalam merubah pola pikir banyak orang tentang tubuh dan pentingnya membentuk tubuh telah menjadikannya mendapat gelar sebagai Eugen Sandow manusia baja. Bahkan meskipun hidup pada satu setengah abad yang lalu, namun tindakan dan pola pikirnya masih tetap dikenang hingga saat ini dalam hal pembentukan kekuatan tubuh dan otot.

Program-program latihan fisik yang diciptakan oleh Eugen Sandow manusia baja dalam membentuk kebugaran fisiknya masih banyak dianut oleh orang-orang hingga masa kini karena banyak dari mereka yang merasa cocok dengan hasil yang didapatkan. Berawal dari latihan fisik ciptaan Eugen itulah yang membuat banyak orang hingga generasi kekinian terinspirasi hingga terus terpacu untuk memiliki bentuk tubuh yang bagus dan indah.

Selain demi kesehatan dan kebugaran badan, para pemahat tubuh tersebut melakukan pembentukan tubuh dengan menjalani berbagai latihan fisik guna mengejar tujuan serta komitmennya untuk menjadi atlet profesional.

Untuk lebih mengenal sosok Eugen, berikut penulis sertakan biografi dari Eugen Sandow yang bergelar manusia baja ini dari remaja hingga mencapai puncak kesuksesan karirnya.

Masa Remaja Eugen Sandow Manusia Baja

Tak banyak yang tahu jika sebenarnya Eugen Sandow manusia baja ini memiliki nama asli Friedrich Wilhelm Muller. Sosoknya terkenal sebagai anak seorang tukang sayur yang berhati baik dan sangat rendah hati. Namun meskipun orang tuanya berlatar belakang sebagai penjual sayur, Eugen Sandow https://online2pharmacy.com termasuk anak yang cerdas dan dikaruniai dengan fisik yang besar.

Berbekal dua hal yang dikaruniakan Tuhan pada dirinya tersebut, Eugen mulai terpacu untuk berkarir sesuai dengan bentuk tubuh besar dan otak cerdas yang ada padanya meskipun harus membuatnya merelakan keluar dari nasab keluarganya sendiri.

Namun, jerih payah dan kerja kerasnya akhirnya membuahkan hasil yang membahagiakan, pada awal abad ke-19, Eugen Sandow manusia baja berhasil menapaki karirnya sebagai seorang binaragawan yang sukses dan ternama.

Tak berhenti sampai disitu, bahkan Eugen mendapatkan gelar kebanggaan sebagai pioneer binaragawan dan dijuluki sebagai bapak modern bodybuilding. Semenjak kesuksesannya tersebut, Eugen kemudian beralih profesi menjadi pemain acrobat yang membuatnya kembali tenar berkat keterampilan dan kemampuannya sehingga menjadikannya pemain sirkus dan atlet profesioanl sekaligus.

Akan tetapi kesuksesannya tersebut tak lantas membuatnya lengah dan berleha-leha, Eugen Sandow manusia baja justru terus berlatih untuk meningkatkan kemampuan serta mengasah keterampilan dirinya sebagai atlet dan pemain sirkus.

Latihan untuk meningkatkan kualitas otot serta pembentukan tubuhnya pun tak pernah ketinggalan dia lakukan. Bahkan meskipun sudah memiliki kehebatan yang luar biasa, namun Eugen tak lupa untuk terus memperbaiki tubuhnya.

Puncak Kesuksesan Karir Eugen Sandow Manusia Baja

Berkat usaha dan jerih payahnya yang seolah tanpa henti tersebut, pada tahun 1894, Eugen dewasa berhasil menarik hati seorang produser film sehingga membuatnya ikut tampil berperan dalam aksi film pendek garapan Edison Studios. Film ini menceritakan tentang ketertarikan masyarakat terhadap tampilan bentuk tubuh Eugen Sandow si manusia baja yang mempesona.

Eugen pun tak mau ketinggalan mengambil kesempatan, ia semakin memaksimalkan kemampuannya dan terus melatih fisiknya dengan keras agar performanya di film dapat semakin mempromosikan kualitas dirinya dan menunjukkan keunikan yang dimilikinya.

Sukses dengan kehadirannya di film tersebut, selanjutnya pada tahun 1897, Eugen Sandow manusia baja semakin mengepakkan sayapnya dengan mendirikan Institute resmi di bidang olahraga gym yang dinamainya “Physical Culture”.

Tempat tersebut merupakan gymnasium berukuran besar yang diperuntukkan sebagai sarana pembentukan tubuh dan membangun kekuatan otot. Tak cukup sampai disitu, pada tanggal 14 September 1901 bahkan Eugen Sandow manusia baja berinisiatif menggelar kompetisi binaraga pertama di dunia yang diadakan di Royal Albert Hall. Kejuaraan binaragawan pertama di dunia tersebut kemudian dikenal dengan nama “The Great Competition”.

Di kontes tersebut, Eugen sendiri berperan sebagai juri bersama kedua orang rekannya, yaitu Sir Charles Lawess dan Sir Arthur Conan Doyle yang keduanya berprofesi sebagai atlet profesional sekaligus pematung terkenal pada jamannya. Berkat kontes yang berhasil digelarnya tersebut, nama Eugen semakin naik daun dan seketika menjadikannya idoal pujaan dunia yang selalu dielu-eluka dimanapun berada.

Bahkan tak hanya namanya saja yang popular, namun binaraga yang merupakan bidang yang digelutinya pun semakin diakui dunia dan mendapatkan prestise kehormatan yang menjulang tinggi sehingga tak bisa lagi dianggap sebelah mata. Ketenaran Eugen Sandow si manusia baja ini membuatnya mampu bersanding dengan tokoh-tokoh penting Inggris seperti, Raja George ke-5 dari Britania Raya, Thomas Edison, dan Sir Arthur Conan Doyle.

Bahkan nama besar Eugen juga menjadikannya bersahabat dengan pianis klasik terkenal dunia bernama Martinus Sieveking. Kisah persahabatan mereka berdua pun berhasil dikisahkan dalam sebuah buku yang laris di pasaran berjudul Sandow’s System of Physical Training.

Nama besar Eugen Sandow pun kian lama kian melambung tinggi. Bahkan saking tenarnya, pada tahun 1994 terbit biografinya dengan judul  Sandow the Magnificent – Eugen Sandow and the Beginnings of Bodybuilding yang merupakan hasil karya dari David L. Chapman.